What's New Here?

Tampilkan postingan dengan label FREDRICH YUNADI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label FREDRICH YUNADI. Tampilkan semua postingan
Zonamania - Sosok perempuan cantik dan muda, Kamis (8/2/2018) kemarin tampak serius menyimak jalannya sidang dakwaan Fredrich Yunadi di kasus merintangi penyidikan e-KTP pada Setya Novanto.



Perempuan yang menggunakan kemeja merah mudah dengan rambut panjang yang dibiarkan terurai ini memilih kursi paling depan untuk bisa melihat jalannya persidangan.

Selama sidang hingga surat dakwaan selesai dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum KPK, pandangan perempuan ini tidak pernah lepas dari sosok Fredrich Yunadi‎ yang duduk di kursi terdakwa.



Ternyata perempuan itu adalah Astrid Ellena Indriana Yunadi atau Astrid Ellena, putri dari Fredrich Yunadi, mantan kuasa hukum Setya Novanto.

Kedua orang tuanya, fredrich dan Linda Indriana Campbell bercerai saat Astrid Ellena berumur tiga tahun. Astrid Ellena banyak menghabiskan waktunya di Amerika Serikat. Dia kembali ke Indonesia setelah lulus SMA, tinggal bersama ayah dan dua kakaknya.


====================================================================================

DATUK99.NET
SATU SATUNYA SITUS YANG DILENGKAPI DENGAN DETECTOR ANTI BOT
TUNGGU APALAGI SEGERA DAFTAR DI DATUK99.NET
KENYAMANAN DAN KEMANAN USER ID ANDA KAMI JAMIN 100%

====================================================================================
Fredrich juga sempat menj‎adi sorotan karena pernah berseteru dengan Astrid Ellena. Informasi yang dihimpun, perseteruan itu terjadi tahun 2012 lalu karena Astrid Ellena menjalin hubungan dengan pria yang tidak disetujui Fredrich yang kini menjadi suaminya.

Kala itu, Fredrich sempat memberikan pernyataan pemutusan hubungan ayah-anak secara terang-terangan

(Baca kabar lengkap terkini disini : LINK)

Parasnya yang cantik, tidak heran jika Astrid Ellena merupakan Miss Indonesia 2011. Umurnya kala itu 20 tahun saat mewakili Jawa Timur mengalahkan peserta yang lain.

Tidak hanya berkiprah di tanah air, Astrid Ellena juga mewakili Indonesia dalam kontes kecantikan Miss Word 2011 di London, bersama dengan kontestan lain dari 113 negara lainnya.

Walaupun pernah berseteru dengan sang ayah, ibu dua anak ini tetap menunjukkan rasa hormat dan cintanya pada sang Ayah dengan hadir di persidangan.

Tidak ada raut dendam di mukanya, malah Astrid Ellena tampak cemas dan tidak pernah melepaskan pandangan dari sang ayah.

Hingga sidang selesai, Fredrich dikawal petugas Polri hingga keluar ruang sidang dan diwawancarai awak media, Astrid Ellena tetap mendampingi dari jauh untuk memastikan sang ayah baik-baik saja.

(CERITA DEWASA TERPOPULER => KLIK DISINI)

Terakhir, Astrid Ellena juga menemani Fredrich hingga ayahnya itu masuk ke mobil tahanan dan dibawa kembali ke Rutan Merah putih KPK untuk ditahan.

Tak Diakui Sebagai Anak, Namun Sosok Cantik Ini Tetap Datang Ke Persidangan Fredrich Yunadi

Zonamania - Sosok perempuan cantik dan muda, Kamis (8/2/2018) kemarin tampak serius menyimak jalannya sidang dakwaan Fredrich Yunadi di kasus merintangi penyidikan e-KTP pada Setya Novanto.



Perempuan yang menggunakan kemeja merah mudah dengan rambut panjang yang dibiarkan terurai ini memilih kursi paling depan untuk bisa melihat jalannya persidangan.

Selama sidang hingga surat dakwaan selesai dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum KPK, pandangan perempuan ini tidak pernah lepas dari sosok Fredrich Yunadi‎ yang duduk di kursi terdakwa.



Ternyata perempuan itu adalah Astrid Ellena Indriana Yunadi atau Astrid Ellena, putri dari Fredrich Yunadi, mantan kuasa hukum Setya Novanto.

Kedua orang tuanya, fredrich dan Linda Indriana Campbell bercerai saat Astrid Ellena berumur tiga tahun. Astrid Ellena banyak menghabiskan waktunya di Amerika Serikat. Dia kembali ke Indonesia setelah lulus SMA, tinggal bersama ayah dan dua kakaknya.


====================================================================================

DATUK99.NET
SATU SATUNYA SITUS YANG DILENGKAPI DENGAN DETECTOR ANTI BOT
TUNGGU APALAGI SEGERA DAFTAR DI DATUK99.NET
KENYAMANAN DAN KEMANAN USER ID ANDA KAMI JAMIN 100%

====================================================================================
Fredrich juga sempat menj‎adi sorotan karena pernah berseteru dengan Astrid Ellena. Informasi yang dihimpun, perseteruan itu terjadi tahun 2012 lalu karena Astrid Ellena menjalin hubungan dengan pria yang tidak disetujui Fredrich yang kini menjadi suaminya.

Kala itu, Fredrich sempat memberikan pernyataan pemutusan hubungan ayah-anak secara terang-terangan

(Baca kabar lengkap terkini disini : LINK)

Parasnya yang cantik, tidak heran jika Astrid Ellena merupakan Miss Indonesia 2011. Umurnya kala itu 20 tahun saat mewakili Jawa Timur mengalahkan peserta yang lain.

Tidak hanya berkiprah di tanah air, Astrid Ellena juga mewakili Indonesia dalam kontes kecantikan Miss Word 2011 di London, bersama dengan kontestan lain dari 113 negara lainnya.

Walaupun pernah berseteru dengan sang ayah, ibu dua anak ini tetap menunjukkan rasa hormat dan cintanya pada sang Ayah dengan hadir di persidangan.

Tidak ada raut dendam di mukanya, malah Astrid Ellena tampak cemas dan tidak pernah melepaskan pandangan dari sang ayah.

Hingga sidang selesai, Fredrich dikawal petugas Polri hingga keluar ruang sidang dan diwawancarai awak media, Astrid Ellena tetap mendampingi dari jauh untuk memastikan sang ayah baik-baik saja.

(CERITA DEWASA TERPOPULER => KLIK DISINI)

Terakhir, Astrid Ellena juga menemani Fredrich hingga ayahnya itu masuk ke mobil tahanan dan dibawa kembali ke Rutan Merah putih KPK untuk ditahan.
Zona Mania - Mantan pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi, menantang KPK memeriksa Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis. Sebab, Fredrich menilai KPK meragukan kecelakaan yang dialami Novanto beberapa waktu lalu.




Namun tantangan tersebut dianggap sebagai lelucon. Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Muhammad Iqbal tak terlalu menanggapi pernyataan Fredrich tersebut.

"Itu statement-nya Fredrich Yunadi, saya senyum-senyum aja. Lucu aja mendengar statement itu," ujar Iqbal di Mabes Polri, Jakarta Selatan, pada Kamis, 18 Januari 2018.

Menurut Iqbal, pernyataan yang dilontarkan Fredrich Yunadi tak tepat sasaran. Sebab, Kapolri sebagai pucuk pimpinan Korps Bhayangkara tidak mengurusi hal-hal teknis mengenai penanganan kasus.


(Baca kabar lengkap terkini disini : LINK)


"Kapolri itu pada kapasitas strategis mengurus organisasi. Bagaimana Polri dapat lebih dipercaya, lebih profesional, lebih modern. Enggak ada lagi ngurusin teknis," tutur dia.

Bahkan, Kapolda sekalipun yang levelnya di bawah Kapolri tidak mengurus hal-hal teknis penanganan kasus. Itu karena sudah ada anggota yang bekerja di bidangnya masing-masing.

====================================================================================

DATUK99.NET
SATU SATUNYA SITUS YANG DILENGKAPI DENGAN DETECTOR ANTI BOT
TUNGGU APALAGI SEGERA DAFTAR DI DATUK99.NET
KENYAMANAN DAN KEMANAN USER ID ANDA KAMI JAMIN 100%

====================================================================================

"Kalau misalnya hanya kecelakaan itu teknis, Kapolda aja enggak ngurusin itu. Kalaupun ada terkait dengan kejadian itu, yang diperiksa yang menangani yang datang ke TKP. Paling atas ada kepala unitnya, lucu juga," ucap Iqbal.

Kecewa Dianggap Rekayasa Kasus

Tantangan Fredrich terhadap KPK dilontarkan setelah dia selesai diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan menghalang-halangi proses penyidikan perkara korupsi e-KTP pada Senin 15 Januari 2018 lalu.


(Baca berita terbaru disini : LINK)


Fredrich kecewa lantaran ia dianggap merekayasa kasus kecelakaan yang melibatkan Novanto. Bahkan, Fredrich diduga telah memesan satu lantai RS Medika Permata Hijau, Jakarta Selatan, untuk merawat Novanto ketika kecelakaan.

Setya Novanto sempat menghilang setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan e-KTP untuk kedua kalinya. Keberadaan Novanto akhirnya diketahui setelah mengalami kecelakaan tunggal di kawasan Permata Hijau.

POLRI : Kapolri Tidak Mengurusi Soal Kecelakaan Lalu Lintas, Benar - Benar Lucu Pernyataan Fredrich

Zona Mania - Mantan pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi, menantang KPK memeriksa Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis. Sebab, Fredrich menilai KPK meragukan kecelakaan yang dialami Novanto beberapa waktu lalu.




Namun tantangan tersebut dianggap sebagai lelucon. Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Muhammad Iqbal tak terlalu menanggapi pernyataan Fredrich tersebut.

"Itu statement-nya Fredrich Yunadi, saya senyum-senyum aja. Lucu aja mendengar statement itu," ujar Iqbal di Mabes Polri, Jakarta Selatan, pada Kamis, 18 Januari 2018.

Menurut Iqbal, pernyataan yang dilontarkan Fredrich Yunadi tak tepat sasaran. Sebab, Kapolri sebagai pucuk pimpinan Korps Bhayangkara tidak mengurusi hal-hal teknis mengenai penanganan kasus.


(Baca kabar lengkap terkini disini : LINK)


"Kapolri itu pada kapasitas strategis mengurus organisasi. Bagaimana Polri dapat lebih dipercaya, lebih profesional, lebih modern. Enggak ada lagi ngurusin teknis," tutur dia.

Bahkan, Kapolda sekalipun yang levelnya di bawah Kapolri tidak mengurus hal-hal teknis penanganan kasus. Itu karena sudah ada anggota yang bekerja di bidangnya masing-masing.

====================================================================================

DATUK99.NET
SATU SATUNYA SITUS YANG DILENGKAPI DENGAN DETECTOR ANTI BOT
TUNGGU APALAGI SEGERA DAFTAR DI DATUK99.NET
KENYAMANAN DAN KEMANAN USER ID ANDA KAMI JAMIN 100%

====================================================================================

"Kalau misalnya hanya kecelakaan itu teknis, Kapolda aja enggak ngurusin itu. Kalaupun ada terkait dengan kejadian itu, yang diperiksa yang menangani yang datang ke TKP. Paling atas ada kepala unitnya, lucu juga," ucap Iqbal.

Kecewa Dianggap Rekayasa Kasus

Tantangan Fredrich terhadap KPK dilontarkan setelah dia selesai diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan menghalang-halangi proses penyidikan perkara korupsi e-KTP pada Senin 15 Januari 2018 lalu.


(Baca berita terbaru disini : LINK)


Fredrich kecewa lantaran ia dianggap merekayasa kasus kecelakaan yang melibatkan Novanto. Bahkan, Fredrich diduga telah memesan satu lantai RS Medika Permata Hijau, Jakarta Selatan, untuk merawat Novanto ketika kecelakaan.

Setya Novanto sempat menghilang setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan e-KTP untuk kedua kalinya. Keberadaan Novanto akhirnya diketahui setelah mengalami kecelakaan tunggal di kawasan Permata Hijau.
Zona Mania - Setelah menjalani pemeriksaan sejak dinihari, Pengacara Fredrich Yunadi akhirnya keluar dari gedung KPK di Jakarta Selatan. Dia tampak mengenakan pakaian khas tahanan KPK yang berwarna oranye.




Sabtu (13/1/2018), Fredrich berjalan keluar dari ruang pemeriksaan KPK dengan mengenakan rompi oranye. Dia tampak dikawal sejumlah penyidik KPK.

Penyidik KPK sebelumnya menangkap tersangka kasus dugaan menghalangi penyidikan e-KTP, Fredrich Yunadi, di Kawasan Jakarta Selatan, Jumat 12 Januari 2018. Saat ditangkap, mantan pengacara Setya Novanto itu tidak melakukan perlawanan.

"Tadi penangkapan berjalan dengan baik yang kami lakukan adalah membagi tim di beberapa lokasi. Tidak ada perlawanan tadi dan sudah dibawa ke kantor KPK," jelas Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK Kuningan Jakarta Selatan.


====================================================================================

DATUK99.NET
SATU SATUNYA SITUS YANG DILENGKAPI DENGAN DETECTOR ANTI BOT
TUNGGU APALAGI SEGERA DAFTAR DI DATUK99.NET
KENYAMANAN DAN KEMANAN USER ID ANDA KAMI JAMIN 100%

====================================================================================

(Baca kabar lengkap terkini disini : LINK)


Seperti diketahui, Fredrich tak memenuhi panggilan penyidik KPK sebagai tersangka kasus dugaan merintangi penyidikan e-KTP yang mejerat Setya Novanto.

Melalui kuasa hukumnya, dia meminta penundaan pemeriksaan dirinya lantaran proses pemeriksaan etik dirinya akan dilakukan Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi).


Manipulasi Data Medis

Sebelumnya, KPK menetapkan bekas pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi (FY) dan seorang dokter Rumah Sakit Medika Permata Hijau, Bimanesh Sutarjo (BST) sebagai tersangka. Keduanya diduga menghalang-halangi penyidikan KPK dalam kasus megakorupsi e-KTP.

KPK menduga, data medis terdakwa kasus e-KTP, Setya Novanto, dimanipulasi. Ini yang menjadi dasar bagi KPK menetapkan mantan pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi, dan dokter RS Medika Permata Hijau, Bimanesh Sutarjo, sebagai tersangka.

Menurut dia, skenario ini disusun untuk menghindari pemeriksaan Setya Novanto oleh penyidik KPK.


(Baca berita terbaru disini : LINK)


Selain itu, KPK memastikan bahwa mantan Kuasa Hukum Setya Novanto, Fredrich Yunadi memesan satu lantai di RS Medika Permata Hijau sebelum Setnov mengalami kecelakaan. KPK mengaku memiliki bukti terkait pemesanan tersebut.

Terkuak, Fredrich Memesan 1 Lantai Di RS Medika Permata Hijau Sebelum Setya Novanto Mengalami Kecelakaan

Zona Mania - Setelah menjalani pemeriksaan sejak dinihari, Pengacara Fredrich Yunadi akhirnya keluar dari gedung KPK di Jakarta Selatan. Dia tampak mengenakan pakaian khas tahanan KPK yang berwarna oranye.




Sabtu (13/1/2018), Fredrich berjalan keluar dari ruang pemeriksaan KPK dengan mengenakan rompi oranye. Dia tampak dikawal sejumlah penyidik KPK.

Penyidik KPK sebelumnya menangkap tersangka kasus dugaan menghalangi penyidikan e-KTP, Fredrich Yunadi, di Kawasan Jakarta Selatan, Jumat 12 Januari 2018. Saat ditangkap, mantan pengacara Setya Novanto itu tidak melakukan perlawanan.

"Tadi penangkapan berjalan dengan baik yang kami lakukan adalah membagi tim di beberapa lokasi. Tidak ada perlawanan tadi dan sudah dibawa ke kantor KPK," jelas Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK Kuningan Jakarta Selatan.


====================================================================================

DATUK99.NET
SATU SATUNYA SITUS YANG DILENGKAPI DENGAN DETECTOR ANTI BOT
TUNGGU APALAGI SEGERA DAFTAR DI DATUK99.NET
KENYAMANAN DAN KEMANAN USER ID ANDA KAMI JAMIN 100%

====================================================================================

(Baca kabar lengkap terkini disini : LINK)


Seperti diketahui, Fredrich tak memenuhi panggilan penyidik KPK sebagai tersangka kasus dugaan merintangi penyidikan e-KTP yang mejerat Setya Novanto.

Melalui kuasa hukumnya, dia meminta penundaan pemeriksaan dirinya lantaran proses pemeriksaan etik dirinya akan dilakukan Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi).


Manipulasi Data Medis

Sebelumnya, KPK menetapkan bekas pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi (FY) dan seorang dokter Rumah Sakit Medika Permata Hijau, Bimanesh Sutarjo (BST) sebagai tersangka. Keduanya diduga menghalang-halangi penyidikan KPK dalam kasus megakorupsi e-KTP.

KPK menduga, data medis terdakwa kasus e-KTP, Setya Novanto, dimanipulasi. Ini yang menjadi dasar bagi KPK menetapkan mantan pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi, dan dokter RS Medika Permata Hijau, Bimanesh Sutarjo, sebagai tersangka.

Menurut dia, skenario ini disusun untuk menghindari pemeriksaan Setya Novanto oleh penyidik KPK.


(Baca berita terbaru disini : LINK)


Selain itu, KPK memastikan bahwa mantan Kuasa Hukum Setya Novanto, Fredrich Yunadi memesan satu lantai di RS Medika Permata Hijau sebelum Setnov mengalami kecelakaan. KPK mengaku memiliki bukti terkait pemesanan tersebut.
Zona Mania - Kuasa hukum tersangka kasus korupsi KTP elektronik Setya Novanto, Fredrich Yunadi, mengungkapkan sering berbelanja hingga miliaran rupiah saat diwawancara Najwa Shihab baru-baru ini.



Hal itu menimbulkan pertanyaan dari netizen apakah Fredrich menunaikan kewajiban pajaknya secara teratur, sementara dia membuka di hadapan publik tentang kemampuannya belanja sampai miliaran rupiah.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengaku senang jika ada orang yang secara sukarela menyatakan kemampuan finansialnya di hadapan publik. Hal itu dinilai berguna dan turut membantu petugas pajak untuk memeriksa ketaatan yang bersangkutan sebagai wajib pajak (WP) di Indonesia.

"Saya senang sebetulnya, makin banyak orang menceritakan bahwa dia kaya, beli mobil segala macam, itu bagus. Dia sebetulnya melakukan voluntary disclosure. Kami tinggal melakukan (pengecekan) saja," kata Sri Mulyani saat ditemui di kantor pusat Direktorat Jenderal Pajak, Senin (27/11/2017).

Sri Mulyani menilai, informasi seputar harta kekayaan seseorang dari publik merupakan bekal yang berguna bagi petugas pajak dalam melaksanakan pekerjaannya.

Meski demikian, dalam menjalankan tugas, Sri Mulyani menegaskan, petugas pajak tetap menjunjung tinggi asas konfidensial dan tidak akan memberi tahu ketika sedang memeriksa data keuangan seseorang.

"Data WP adalah rahasia, apa yang kami lakukan adalah menghormati WP karena WP itu, menurut Undang-Undang Pajak kita, adalah self assess. Jadi, kalau punya uang Rp 1 miliar, atau Rp 100 miliar, Anda harusnya melaksanakan assessment sendiri lalu melakukan kewajiban perpajakan seperti yang diamanatkan undang-undang," tutur Sri.

Jika ada orang tertentu yang sampai berani mengungkap bahwa dia memiliki banyak harta, menurut Sri, sudah seharusnya juga memiliki kesadaran untuk melaksanakan kewajiban pajaknya. Bila itu tidak dilakukan, justru akan menjadi contoh yang tidak baik di masyarakat.

"Mungkin sebaiknya sebelum melakukan itu, sebaiknya lihat SPT (Surat Pemberitahuan Tahunan)-nya dulu, jangan sampai nanti malah pada bingung masyarakatnya. Kelihatannya juga enggak bagus buat masyarakatnya," ujar dia.
====================================================================================

DATUK99.NET
SATU SATUNYA SITUS YANG DILENGKAPI DENGAN DETECTOR ANTI BOT
TUNGGU APALAGI SEGERA DAFTAR DI DATUK99.NET
KENYAMANAN DAN KEMANAN USER ID ANDA KAMI JAMIN 100%

====================================================================================

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Senang Dengan Pengakuan Pengacara Setyo Novanto Yang Sering Berbelanja Milliaran....Kena Di Cek Dehh..

Zona Mania - Kuasa hukum tersangka kasus korupsi KTP elektronik Setya Novanto, Fredrich Yunadi, mengungkapkan sering berbelanja hingga miliaran rupiah saat diwawancara Najwa Shihab baru-baru ini.



Hal itu menimbulkan pertanyaan dari netizen apakah Fredrich menunaikan kewajiban pajaknya secara teratur, sementara dia membuka di hadapan publik tentang kemampuannya belanja sampai miliaran rupiah.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengaku senang jika ada orang yang secara sukarela menyatakan kemampuan finansialnya di hadapan publik. Hal itu dinilai berguna dan turut membantu petugas pajak untuk memeriksa ketaatan yang bersangkutan sebagai wajib pajak (WP) di Indonesia.

"Saya senang sebetulnya, makin banyak orang menceritakan bahwa dia kaya, beli mobil segala macam, itu bagus. Dia sebetulnya melakukan voluntary disclosure. Kami tinggal melakukan (pengecekan) saja," kata Sri Mulyani saat ditemui di kantor pusat Direktorat Jenderal Pajak, Senin (27/11/2017).

Sri Mulyani menilai, informasi seputar harta kekayaan seseorang dari publik merupakan bekal yang berguna bagi petugas pajak dalam melaksanakan pekerjaannya.

Meski demikian, dalam menjalankan tugas, Sri Mulyani menegaskan, petugas pajak tetap menjunjung tinggi asas konfidensial dan tidak akan memberi tahu ketika sedang memeriksa data keuangan seseorang.

"Data WP adalah rahasia, apa yang kami lakukan adalah menghormati WP karena WP itu, menurut Undang-Undang Pajak kita, adalah self assess. Jadi, kalau punya uang Rp 1 miliar, atau Rp 100 miliar, Anda harusnya melaksanakan assessment sendiri lalu melakukan kewajiban perpajakan seperti yang diamanatkan undang-undang," tutur Sri.

Jika ada orang tertentu yang sampai berani mengungkap bahwa dia memiliki banyak harta, menurut Sri, sudah seharusnya juga memiliki kesadaran untuk melaksanakan kewajiban pajaknya. Bila itu tidak dilakukan, justru akan menjadi contoh yang tidak baik di masyarakat.

"Mungkin sebaiknya sebelum melakukan itu, sebaiknya lihat SPT (Surat Pemberitahuan Tahunan)-nya dulu, jangan sampai nanti malah pada bingung masyarakatnya. Kelihatannya juga enggak bagus buat masyarakatnya," ujar dia.
====================================================================================

DATUK99.NET
SATU SATUNYA SITUS YANG DILENGKAPI DENGAN DETECTOR ANTI BOT
TUNGGU APALAGI SEGERA DAFTAR DI DATUK99.NET
KENYAMANAN DAN KEMANAN USER ID ANDA KAMI JAMIN 100%

====================================================================================

Latest Tweets

© 2013 ZONA MANIA